Rokok, alkohol, dan gas tertawa: empat poster pencegahan
Empat materi pencegahan untuk tiga zat berbeda, disusun agar terbaca oleh pembaca yang tidak sedang mencari informasi kesehatan.
| Tahun | 2025 – 2026 |
|---|---|
| Bidang program | Rokok & zat adiktif |
| Format | Cetak, Media sosial |
| Peran saya | Perancang visual dan penata letak. Substansi mengikuti acuan pencegahan penyalahgunaan zat; saya menyusun pesan dan ilustrasinya. |
Situasi
Materi pencegahan biasanya ditulis untuk orang yang sudah khawatir. Akibatnya, pesan tentang rokok, alkohol, dan zat penghirup hanya dibaca oleh mereka yang sudah menghindarinya, sementara yang paling perlu membacanya justru melewatinya.
Sasaran
Remaja dan dewasa muda di lingkungan perkotaan, termasuk pelajar dan pekerja muda. Mereka melihat poster di sambil lalu, sering di sela antrean atau di beranda media sosial, dan akan berhenti hanya jika kalimat pertamanya terdengar seperti bahasa mereka.
Pendekatan
Saya menulis setiap poster dengan kalimat pembuka yang tidak berbunyi seperti imbauan kesehatan, baru masuk ke isi. Poster rokok memakai daftar kandungan dan langkah berhenti, poster kedua memakai bahasa percakapan untuk pembaca muda, poster alkohol menawarkan lima pengganti perilaku, dan poster gas tertawa menggabungkan ancaman kesehatan dengan enam usulan kebijakan.
Pengerjaan dan kepatuhan
Tiga poster berukuran A4 untuk cetak, satu infografis lanskap untuk layar. Poster yang menyasar pembaca muda memakai huruf tebal dan ilustrasi bergaya kartun, sedangkan poster kebijakan memakai diagram dan tata letak lebih rapat karena pembacanya membaca sampai habis. Semua poster tetap terbaca bila dicetak hitam putih.
Hasil
Empat materi dipublikasikan melalui kanal resmi lembaga, tiga sebagai poster cetak A4 dan satu sebagai infografis lanskap.
Dasar bukti Bukti yang ada hanya berkas materi dan nomor terbit kanal resmi. Tidak ada pengukuran perilaku merokok atau konsumsi zat, sehingga perubahan perilaku tidak dapat diklaim.
Refleksi
Poster gas tertawa memuat enam pilar kebijakan sekaligus, dan saat dibaca cepat tidak satu pun dari keenamnya menonjol. Kalau diulang, saya akan memisahkannya menjadi dua poster: satu tentang ancaman kesehatan, satu khusus tentang kebijakan.
Contoh karya
Studi kasus berikutnya: Sehat dan bugar di usia senja: enam panel tentang aktivitas fisik lansia →